Mempertahankan Konsep Pengembangan yang Berorientasi pada Rakyat
Mempertahankan konsep pengembangan yang berorientasi pada rakyat berarti menjaga kepentingan dasar rakyat, meningkatkan kesejahteraan rakyat, terus mengejawantahkan prinsip pengembangan untuk rakyat, oleh rakyat, dan hasil pengembangan dinikmati bersama oleh rakyat, agar hasil modernisasi dapat memberikan manfaat bagi seluruh rakyat secara lebih maksimal dan adil.
Prinsip penting ini menunjukkan bahwa modernisasi ala Tiongkok bukan modernisasi untuk sebagian kecil orang, melainkan modernisasi yang mengutamakan kepentingan sebagian besar rakyat, modernisasi dengan pengembangan menyeluruh yang berorientasi pada seluruh rakyat. Apakah jalan modernisasi tersebut pada akhirnya dapat dilaksanakan dan berjalan dengan stabil, hal ini bergantung pada apakah bisa berorientasi pada rakyat. Modernisasi tidak hanya bergantung pada data indikator tertulis, terlebih lagi harus menilik pada kebahagiaan dan kesejahteraan rakyat.
Keputusan Komite Sentral PKT tentang Memperdalam Lebih Lanjut Reformasi dan Mendorong Modernisasi ala Tiongkok yang dievaluasi dan disetujui dalam Sidang Pleno ke-3 Komite Sentral ke-20 PKT juga menunjukkan bahwa menjamin dan meningkatkan kesejahteraan rakyat selama pembangunan adalah tugas utama modernisasi ala Tiongkok.
坚持以人民为中心的发展思想
坚持以人民为中心的发展思想,就是维护人民根本利益,增进民生福祉,不断实现发展为了人民、发展依靠人民、发展成果由人民共享,让现代化建设成果更多更公平惠及全体人民。
这一重大原则表明,中国式现代化不是少数人的现代化,而是着眼于最广大人民利益实现的现代化,是以全体人民为中心的全面发展的现代化。现代化道路最终能否走得通、行得稳,关键要看是否坚持以人民为中心。现代化不仅要看纸面上的指标数据,更要看人民的幸福安康。
中共二十届三中全会审议通过的《中共中央关于进一步全面深化改革 推进中国式现代化的决定》也提出,在发展中保障和改善民生是中国式现代化的重大任务。