Menjadi Negara dengan Budaya Kuat
Kebudayaan adalah spirit suatu negara dan bangsa. Sejak Kongres Nasional ke-18 PKT, Komite Sentral PKT telah menempatkan pembangunan budaya pada posisi penting dalam pengelolaan negara dan pemerintahan, terus memperdalam pemahaman sistematis tentang pembangunan budaya, mendorong pewarisan dan perkembangan budaya, dan mengambil langkah tegas menuju pembangunan negara sosialisme dengan budaya kuat. Laporan Kongres Nasional ke-20 PKT memasukkan “Menjadi Negara dengan Budaya Kuat” ke dalam Target Umum Pembangunan Tiongkok Tahun 2035, yang mengharuskan “membangun negara sosialisme dengan budaya kuat melalui mengibarkan panji, menyatukan hati rakyat, mendidik generasi baru, mengembangkan kebudayaan, dan menampilkan citra”, dan menunjukkan arah bagi pembangunan negara sosialisme dengan budaya kuat.
Untuk menjadi negara dengan budaya kuat, Tiongkok harus mempertahankan menggabungkan prinsip-prinsip dasar Marxisme dengan budaya tradisional Tionghoa yang luhur, berpegang teguh pada jalan pengembangan budaya sosialisme berkarakteristik Tiongkok, meningkatkan kepercayaan budaya, membangun ideologi sosialis dengan kohesi dan kepemimpinan yang kuat, dan mengamalkan nilai-nilai inti sosialis, mengembangkan dan memperkuat usaha dan industri kebudayaan, meningkatkan level peradaban seluruh masyarakat, dan terus meningkatkan kekuatan spiritual untuk merealisasikan kebangkitan besar bangsa Tionghoa.
建成文化强国
文化是一个国家、一个民族的灵魂。中共十八大以来,中共中央把文化建设摆在治国理政的突出位置,不断深化对文化建设的规律性认识,推动文化传承发展,社会主义文化强国建设迈出坚实步伐。中共二十大报告将“建成文化强国”列入2035年中国发展的总体目标,要求“围绕举旗帜、聚民心、育新人、兴文化、展形象建设社会主义文化强国”,为推进社会主义文化强国建设指明了方向。
要建成文化强国,必须坚持将马克思主义基本原理同中华优秀传统文化相结合,坚持中国特色社会主义文化发展道路,增强文化自信,建设具有强大凝聚力和引领力的社会主义意识形态,践行社会主义核心价值观,发展壮大文化事业和文化产业,提高全社会文明程度,不断增强实现中华民族伟大复兴的精神力量。