Air yang Jernih dan Pegunungan yang Subur Adalah Aset yang Tak Ternilai

(Peradaban Ekologis)

09-02-2023 | The Academy of Contemporary China and World Studies

Air yang Jernih dan Pegunungan yang Subur Adalah Aset yang Tak Ternilai

Air yang jernih dan pegunungan yang subur adalah aset yang tak ternilai merupakan konsep pembangunan yang penting bagi Tiongkok di era baru, juga merupakan prinsip utama untuk memajukan modernisasi. Pada bulan Agustus 2005, Xi Jinping, sekretaris Komite Partai Provinsi Zhejiang Partai Komunis Tiongkok untuk pertama kalinya di Desa Yu, Kabupaten Anji, Provinsi Zhejiang, mengajukan konsep pembangunan, “air yang jernih dan pegunungan yang subur adalah aset yang tak ternilai” yang bersangkutan dengan naik turunnya peradaban dan kesejahteraan rakyat, menuntut tercapainya keselarasan antara manusia dan alam dan keharmonisan antara ekonomi dan masyarakat, tidak hanya membutuhkan air yang jernih dan pegunungan yang subur, tetapi juga aset yang tak ternilai. Karena air jernih dan pegunungan yang subur adalah “tubuh manusia yang tidak organik”, dengan adanya air yang jernih dan pegunungan yang subur, manusia baru dapat terlindungi, merusak air yang jernih dan pegunungan yang subur pada akhirnya akan membawa bencana bagi manusia. Selama kita teguh pada koeksistensi yang harmonis antara manusia dan alam serta terus menjaga air yang hijau dan pegunungan yang subur, kita akan memiliki air yang hijau dan pegunungan yang subur selamanya.

Pada tanggal 7 September 2013, ketika menjawab pertanyaan dari mahasiswa di Kazakhstan, Xi Jinping menunjukkan bahwa Tiongkok telah dengan jelas menempatkan perlindungan ekologis pada posisi yang lebih menonjol, mengupayakan air yang jernih dan pegunungan yang subur, serta aset yang tak ternilai; lebih baik ada air yang jernih dan pegunungan yang subur daripada aset yang tak ternilai, sedangkan air yang jernih dan pegunungan yang subur adalah aset yang tak ternilai. Tiongkok tidak akan pernah mengorbankan lingkungan ekologis untuk pembangunan ekonomi sementara. Tugas strategis membangun peradaban ekologis dan membangun Tiongkok yang indah adalah mewariskan kampung halaman indah dengan langit yang biru, tanah yang hijau, dan air yang bersih untuk generasi mendatang.

Air yang jernih dan pegunungan yang subur dan aset yang tak ternilai merupakan representasi visual dari perlindungan lingkungan ekologis dan pembangunan ekonomi, keduanya tidak bertentangan, tetapi adalah hubungan kesatuan dialektis. Di satu sisi, air yang jernih dan pegunungan yang subur tidak hanya kekayaan alam dan kekayaan ekologi, tetapi juga kekayaan sosial dan kekayaan ekonomi. Ekologi yang baik itu sendiri mengandung nilai ekonomi yang tidak terbatas, yang dapat terus menerus menciptakan manfaat yang komprehensif dan mencapai pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Di sisi lain, air yang jernih dan pegunungan yang subur adalah bagian penting dari kehidupan bahagia rakyat, lebih berharga dari aset yang tak ternilai. Lingkungan ekologis yang baik adalah kekayaan bersama rakyat, produk publik yang paling adil, dan kesejahteraan rakyat yang paling inklusif.

Air yang jernih dan pegunungan yang subur adalah konsep pengembangan aset yang tak ternilai, mewarisi kebijaksanaan ekologis bangsa Tionghoa tentang “keharmonisan antara manusia dan alam”, mewujudkan persyaratan penting untuk koeksistensi yang harmonis antara manusia dan alam, menguraikan hubungan antara pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan ekologis, mengungkapkan bahwa melindungi lingkungan ekologis berarti melindungi produktivitas dan memperbaiki lingkungan ekologis adalah prinsip mengembangkan tenaga produktif, menunjukkan jalan baru untuk mewujudkan simbiosis sinergis antara pembangunan dan perlindungan.

绿水青山就是金山银山

绿水青山就是金山银山,是新时代中国重要的发展理念,是推进现代化建设的重大原则。2005年8月,时任中共浙江省委书记习近平在浙江省安吉余村首次提出了“绿水青山就是金山银山”这一关系文明兴衰、人民福祉的发展理念,要求追求人与自然的和谐、经济与社会的和谐,既要绿水青山,又要金山银山。因为,绿水青山是“人的无机的身体”,只有留得绿水青山在,才能保护人类自身,破坏了绿水青山,最终会殃及人类自身。而只要坚持人与自然和谐共生,守望好绿水青山,就能永恒拥有绿水青山。

2013年9月7日,习近平在哈萨克斯坦回答学生提问时指出,中国明确把生态环境保护摆在更加突出的位置,既要绿水青山,也要金山银山;宁要绿水青山,不要金山银山,而且绿水青山就是金山银山。中国绝不以牺牲生态环境为代价换取经济的一时发展。建设生态文明、建设美丽中国的战略任务,就是为了给子孙留下天蓝、地绿、水净的美好家园。

绿水青山和金山银山,是对生态环境保护和经济发展的形象化表达,这两者不是矛盾对立的关系,而是辩证统一的关系。一方面,绿水青山既是自然财富、生态财富,又是社会财富、经济财富。良好生态本身蕴含无穷的经济价值,能够源源不断创造综合效益,实现经济社会可持续发展。另一方面,绿水青山是人民幸福生活的重要内容,胜过金山银山。良好生态环境是人民群众的共有财富,是最公平的公共产品、最普惠的民生福祉。

绿水青山就是金山银山的发展观,继承了“天人合一”的中华民族生态智慧,体现了人与自然和谐共生的本质要求,阐述了经济发展和生态环境保护的关系,揭示了保护生态环境就是保护生产力、改善生态环境就是发展生产力的道理,指明了实现发展和保护协同共生的新路径。