Pembangunan “Kota Bebas Sampah”

(Peradaban Ekologis)

09-02-2023 | The Academy of Contemporary China and World Studies

Pembangunan “Kota Bebas Sampah”

“Kota bebas sampah” tidak mengacu pada kota tanpa adanya limbah padat atau pemanfaatan sumber daya sampah yang lengkap dari limbah padat, tetapi adalah pola pembangunan perkotaan dengan konsep pengelolaan kota yang maju, yaitu, dipandu oleh konsep pembangunan baru yang inovatif, terkoordinasi, hijau, terbuka, dan berbagi, dengan mendorong pembentukan metode dan gaya hidup pembangunan hijau, terus mendorong pengurangan dan pemanfaatan sumber daya dari sumber limbah padat, meminimalkan jumlah penimbunan sampah, serta menurunkan dampak limbah padat terhadap lingkungan ke yang terendah. Konsep ini bertujuan untuk mengubah pola produksi dan konsumsi tradisional “produksi massal, konsumsi massal, dan emisi massal”, dan pada akhirnya mencapai tujuan meminimalkan jumlah limbah padat yang dihasilkan di seluruh kota, sepenuhnya memanfaatkan sumber daya, dan penanganan secara aman.

Pada bulan Desember 2018, Kantor Umum Dewan Negara mengeluarkan “Rencana Kerja untuk Konstruksi Percontohan “Kota Bebas Sampah”. Dengan memperdalam reformasi pengelolaan limbah padat yang komprehensif di kota-kota percontohan, secara sistematis membangun sistem indikator, merangkum pengalaman dan praktik percontohan, serta membentuk sekumpulan pola konstruksi percontohan “ Kota Bebas Sampah” yang dapat direplikasi dan dipromosikan. Pada bulan Mei 2019, Kota Shenzhen Provinsi Guangdong, Kota Baotou Daerah Otonomi Mongolia Dalam, Kota Tongling Provinsi Anhui, Kota Weihai Provinsi Shandong, Kota Chongqing (wilayah perkotaan utama), Kota Shaoxing Provinsi Zhejiang, Kota Sanya Provinsi Hainan, Kota Xuchang Provinsi Henan, Kota Xuzhou Provinsi Jiangsu, Kota Panjin Provinsi Liaoning, Kota Xining Provinsi Qinghai, dan Area Baru Hebei Xiongan (perwakilan dari area baru), Zona Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Beijing (perwakilan dari area pengembangan), Sino-Singapore Tianjin Eco-city (perwakilan kerja sama internasional), Kabupaten Guangze Provinsi Fujian (perwakilan tingkat kabupaten), Kota Ruijin Provinsi Jiangxi (perwakilan kota tingkat kabupaten), 16 kota dan wilayah percontohan memulai pekerjaan konstruksi percontohan “Kota Bebas Sampah”.

Pembangunan “Kota Bebas Sampah” adalah tindakan nyata untuk menerapkan keputusan dan penempatan Komite Pusat Partai Komunis Tiongkok dan Dewan Negara secara mendalam, konstruksi percontohan adalah titik awal yang kuat untuk memperdalam reformasi pengelolaan limbah padat yang komprehensif, dan mendorong pembangunan “masyarakat bebas sampah” dari tingkat keseluruhan kota, merupakan langkah penting untuk meningkatkan peradaban ekologis dan membangun Tiongkok yang indah.

“无废城市”建设

“无废城市”不是指没有固体废物产生或固体废物完全资源化利用的城市,而是一种先进的城市管理理念,即以创新、协调、绿色、开放、共享的新发展理念为引领,通过推动形成绿色发展方式和生活方式,持续推进固体废物源头减量和资源化利用,最大限度减少填埋量,将固体废物的环境影响降至最低的城市发展模式。这一理念,旨在改变传统的“大量生产、大量消耗、大量排放”的生产和消费模式,最终实现整个城市固体废物产生量最小、资源化利用充分、处置安全的目标。

2018年12月,国务院办公厅印发《“无废城市”建设试点工作方案》,通过在试点城市深化固体废物综合管理改革,系统构建指标体系,总结试点经验做法,形成一批可复制、推广的“无废城市”建设示范模式。2019年5月,广东省深圳市、内蒙古自治区包头市、安徽省铜陵市、山东省威海市、重庆市(主城区)、浙江省绍兴市、海南省三亚市、河南省许昌市、江苏省徐州市、辽宁省盘锦市、青海省西宁市,以及河北雄安新区(新区代表)、北京经济技术开发区(开发区代表)、中新天津生态城(国际合作代表)、福建省光泽县(县级代表)、江西省瑞金市(县级市代表)等共16个试点城市和地区启动“无废城市”建设试点工作。

“无废城市”建设是深入落实中共中央、国务院决策部署的具体行动,建设试点是从城市整体层面深化固体废物综合管理改革、推动“无废社会”建设的有力抓手,是提升生态文明、建设美丽中国的重要举措。