Kongres Nasional Ketujuh PKT

(Edisi Spesial HUT 100 Tahun Berdirinya Partai Komunis Tiongkok)

20-07-2022 | The Academy of Contemporary China and World Studies

Kongres Nasional Ketujuh PKT

Menjelang kemenangan Perang anti-Jepang, dari tanggal 23 April hingga 11 Juni 1945, Kongres Nasional Ketujuh Partai Komunis Tiongkok diadakan di Yan’an. Ada 547 perwak- ilan resmi dan 208 perwakilan pengganti, mewakili 1,21 juta anggota partai di seluruh negeri yang ikut serta dalam kongres ini. Komite Sentral yang baru dipilih pada konferensi tersebut. Mao Zedong membuat laporan politik yang berjudul “Tentang Pemerintahan Koalisi”, Zhu De membuat laporan militer tentang “Tentang Medan Perang di Area yang Dibebaskan”, Liu Shaoqi membuat “Laporan tentang Revisi Konstitusi Partai”, Zhou Enlai berpidato tentang “Tentang Front Persatuan”, Ren Bishi, Chen Yun dls juga berpidato di konferensi tersebut.

Kongres itu mengesahkan resolusi politik, resolusi militer, dan konstitusi partai baru, merumuskan jalur politik partai, merumuskan program politik, ekonomi, dan budaya negara demokrasi baru, menetapkan tugas besar untuk mewujudkan industrialisasi Tiongkok, dan mengumumkan bahwa kapitalisme swasta, yang kondusif bagi perekonomian nasional dan mata pencaharian rakyat, dapat berkembang sampai batas tertentu, dan untuk pertama kalinya dalam dokumen partai diusulkan untuk menilai peran historis partai politik berdasarkan standar produktivitas. Konferensi tersebut merangkum pengalaman perjuangan bersenjata, front persatuan, dan pembangunan partai, dan secara mendalam membahas tiga gaya kerja utama yang telah dibentuk partai dalam perjuangan jangka panjang, yaitu gaya menggabungkan teori dan praktik, gaya bekerja erat dengan rakyat, dan gaya kritik diri. Pada upacara penut- upan konferensi, Mao Zedong menyampaikan pidato  penutup bertajuk “Orang Tua Bodoh yang Memindahkan Gunung”. Konstitusi partai baru yang diadopsi oleh kongres menetapkan bahwa Pemikiran Mao Zedong digunakan sebagai pedoman untuk semua kerja partai, sehingga mewujudkan lompatan bersejarah pertama dalam menggabungkan prinsip-prinsip dasar Marxisme-Leninisme dengan revolusi Tiongkok. Mengambil Pemikiran Mao Zedong sebagai ideologi penuntun Partai dan menuliskannya ke dalam Konstitusi Partai adalah kontribusi bersejarah dari Kongres Nasional Ketujuh Partai Komunis Tiongkok.

Kongres Nasional Ketujuh Partai Komunis Tiongkok adalah kongres nasional yang sangat penting yang diseleng- garakan oleh Partai Komunis Tiongkok selama periode revolusi demokrasi baru. Pada saat kritis ketika revolusi menghadapi perubahan besar yang baru, ia telah memberikan arahan tepat pada tepat waktu kepada seluruh partai, dan meletakkan landasan politik, ideologis, dan organisasi untuk memper- juangkan kemenangan perang perlawanan dan kemenangan revolusi demokrasi di seluruh negeri.

中国共产党第七次全国代表大会

抗日战争取得胜利前夕,1945年4月23日至6月11日,中国共产党第七次全国代表大会在延安举行。出席大会的正式代表547人,候补代表208人,代表全国121万党员,大会选举产生了新的中央委员会。毛泽东在会上作《论联合政府》的政治报告,朱德作《论解放区战场》的军事报告,刘少奇作《关于修改党章的报告》,周恩来作《论统一战线》的讲话,任弼时、陈云等作了大会发言。

大会通过了政治决议案、军事决议案和新的党章,制定了党的政治路线,制定了新民主主义国家在政治、经济、文化方面的纲领,提出了实现中国工业化的宏伟任务,宣布要让有利于国计民生的私人资本主义有一定程度的发展,并首次在党的文件上提出要以生产力标准来评判一个政党的历史作用。大会总结了武装斗争、统一战线、党的建设经验,深刻论述了党在长期奋斗中形成的三大作风,即理论和实际相结合的作风、和人民群众紧密联系在一起的作风、自我批评的作风。在大会闭幕式上,毛泽东致题为《愚公移山》的闭幕词。大会通过的新党章规定,以毛泽东思想为党的一切工作的指针,从而实现了马克思列宁主义基本原理同中国革命相结合的第一次历史性飞跃。把毛泽东思想作为党的指导思想并写入党章,是中共七大的历史性贡献。

中共七大是中国共产党在新民主主义革命时期召开的一次极其重要的全国代表大会,在革命面临新的重大转变的关键时刻,对全党给予了及时正确的指导,为争取抗战的胜利和新民主主义革命在全国的胜利奠定了政治上、思想上、组织上的基础。