Upacara Pendirian Negara
Pada tanggal 1 Oktober 1949, 300.000 orang tentara dan warga sipil berkumpul di Lapangan Tiananmen di Beijing dan Upacara Pelantikan Pemerintah Pusat Rakyat Republik Rakyat Tiongkok diadakan, yang disebut “Upacara Pendirian” dalam sejarah.
Pada pukul 2 siang hari itu, Komite Pemerintah Rakyat Pusat yang dipilih melalui sesi pleno pertama Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok mengadakan pertemuan pertamanya. Ketua Mao Zedong, Wakil Ketua Zhu De, Liu Shaoqi, Soong Qingling, Li Jishen, Zhang Lan, Gao Gang dan Zhou Enlai serta 56 anggota Pemerintah Pusat Rakyat lainnya mengumumkan pelantikan mereka. Konferensi tersebut dengan suara bulat memutuskan untuk mengumumkan pembentukan Pemerintah Pusat Rakyat Republik Rakyat Tiongkok dan menerima “Program Bersama Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok” sebagai kebijakan pelaksanaan politiknya.
Setelah Konferensi selesai, Ketua, Wakil Ketua dan anggota Pemerintah Rakyat Pusat pergi ke Menara Gerbang Tiananmen untuk menghadiri upacara pendirian. Pada pukul 3 sore, Lin Boqu, Sekjen Komite Pemerintah Rakyat Pusat, mengumumkan dimulainya upacara. Mao Zedong dengan sungguh-sungguh menyatakan kepada dunia: “Pemerintah Pusat Rakyat Republik Rakyat Tiongkok didirikan hari ini!” Dalam melodi megah “March of the Volunteers”, Mao Zedong menekan tombol, dan bendera merah terang bintang lima pertama Tiongkok Baru naik perlahan. Ketua Mao membacakan Pengumuman Nomor 1 Pemerintah Rakyat Pusat kepada dunia. Kemudian diadakan pawai militer akbar dan demonstrasi massa.
Berdirinya Republik Rakyat Tiongkok menandai kemenangan revolusi demokrasi baru yang anti-imperialis dan anti-feodal oleh rakyat yang dipimpin oleh Partai Komunis Tiongkok, adalah peristiwa terbesar dalam sejarah Tiongkok dan salah satu peris- tiwa terbesar di dunia pada abad ke-20. Ini mengakhiri sejarah dimana sejumlah kecil pengeksploitasi memerintah rakyat pekerja yang sangat banyak dan imperialisme memperbudak rakyat dari berbagai etnis di Tiongkok. Sejak saat itu, rakyat telah menjadi penguasa negara, dan perkembangan bangsa Tionghoa telah membuka tahun sejarah baru.
开国大典
1949年10月1日,30万军民在北京天安门广场集会,隆重举行了中华人民共和国中央人民政府成立典礼,史称“开国大典”。
当日下午2时,中国人民政治协商会议第一届全体会议选举产生的中央人民政府委员会举行了第一次会议。中央人民政府主席毛泽东,副主席朱德、刘少奇、宋庆龄、李济深、张澜、高岗以及周恩来等56名中央人民政府委员宣布就职。会议一致决议,宣布中华人民共和国中央人民政府成立,接受《中国人民政治协商会议共同纲领》为施政方针。
会议结束后,中央人民政府主席、副主席及各位委员前往天安门城楼出席开国典礼。下午3时,中央人民政府委员会秘书长林伯渠宣布典礼开始。毛泽东向全世界庄严宣布:“中华人民共和国中央人民政府今天成立了!”在《义勇军进行曲》的雄壮旋律中,毛泽东按动电钮,新中国第一面鲜艳的五星红旗冉冉升起。随即,毛主席向全世界宣读中央人民政府第一号公告。接着举行了盛大的阅兵式和群众游行。
中华人民共和国的成立,标志着中国共产党领导的人民大众的反帝反封建的新民主主义革命的胜利,是中国有史以来最伟大的事件,也是20世纪世界最伟大的事件之一。它彻底结束了少数剥削者统治广大劳动人民和帝国主义奴役中国各族人民的历史,中国人民从此当家作主成为国家的主人,实现了中国从几千年封建专制政治向人民民主的伟大飞跃,中华民族发展进步从此开启了新纪元。