Главная страница> Reformasi dan Keterbukaan

"Satu Negara dengan Dua Sistem"

01-11-2018 | China.org.cn

"Satu Negara dengan Dua Sistem"

"Satu negara dengan dua sistem", yaitu "satu negara dengan dua macam sistem",adalah kebijakan nasional dasar yang diajukan oleh pemerintah Tiongkok untuk mencapai reunifikasi damai negara. Isi dasar "Satu Negara dengan Dua Sistem" adalah bahwa di bawah premis satu Tiongkok, badan utama negara tersebut bersikeras pada sistem sosialis; Hong Kong, Makau dan Taiwan adalah bagian tak terpisahkan dari Republik Rakyat Tiongkok, sebagai wilayah administratif khusus, mereka mempertahankan sistem kapitalis yang telah ada sejak awal dan tidak berubah dalam jangka waktu panjang. Di dunia internasional, yang dapat menjadi perwakilan Tiongkok hanyalah Republik Rakyat Tiongkok. "Satu negara, dua sistem" merupakan inisiatif besar Tiongkok dan kontribusi baru yang dibuat oleh negara Tiongkok terhadap perdamaian dan pembangunan dunia.Sesuai dengan kebijakan "satu negara dengan dua sistem", pemerintah Tiongkok melanjutkan kembali pelaksanaan kedaulatan atas Hong Kong dan Makau pada tahun 1997 dan 1999. Sejak kembalinya Hong Kong dan Makau ke tanah air, praktik "satu negara dengan dua sistem" telah mencapai keberhasilan yang diakui dunia. Fakta telah membuktikan bahwa "satu negara dengan dua sistem" adalah solusi terbaik untuk menyelesaikan isu-isu historikal Hong Kong dan Makau, dan itu juga merupakan sistem terbaik untuk menjaga kemakmuran dan stabilitas jangka panjang setelah kembalinya Hong Kong dan Makau.Terus memajukan usaha"Satu negara, dua sistem" adalah misi bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah administratif khusus termasuk rekan Hong Kong dan Makau dan masyarakat dari semua kelompok etnis. Penerapan kebijakan "Satu negara, dua sistem" oleh pemerintah pusat mempertahankan 2 poin, pertama adalah dengan kokoh tidak berpindah, tidak berubah, dan tidak tergoyahkan, kedua adalah akurat secara komprehensif, memastikan praktik "Satu negara, dua sistem" di Hong Kong tidak kehilangan bentuk, tidak berubah bentuk, selalu berada di jalur yang benar. Fakta telah membuktikan bahwa praktik "Satu negara, dua sistem" di Hong Kong dan Makau telah mencapai kesuksesan yang diakui secara universal. Tentu saja, sebagai perintis "Satu negara, dua sistem", praktiknya tidak akan berjalan mulus, diperlukan eksplorasi terus-menerus.

“一国两制”

“一国两制”,即“一个国家,两种制度”,是中国政府为实现国家和平统一而提出的基本国策。“一国两制”的基本内容是:在一个中国的前提下,国家的主体坚持社会主义制度;香港、澳门、台湾是中华人民共和国不可分割的部分,它们作为特别行政区保持原有的资本主义制度长期不变。在国际上代表中国的,只能是中华人民共和国。“一国两制”是中国的一个伟大创举,是中华民族为世界和平与发展做出的新贡献。按照“一国两制”方针,中国政府先后于1997年和1999年对香港和澳门恢复行使主权。香港、澳门回归祖国以来,“一国两制”实践取得举世公认的成功。事实证明,“一国两制”是解决历史遗留的香港、澳门问题的最佳方案,也是香港、澳门回归后保持长期繁荣稳定的最佳制度。继续推进“一国两制”事业,是中央政府、特别行政区政府和包括港澳同胞在内的全国各族人民的共同使命。中央贯彻“一国两制”方针坚持两点:一是坚定不移,不会变、不动摇;二是全面准确,确保“一国两制”在港澳的实践不走样、不变形,始终沿着正确方向前进。当然,作为一项前无古人的开创性事业,“一国两制”的实践不会一帆风顺,需要在实践中不断探索。