Halaman Utama> Pembangunan Politik

Sistem Otonomi Daerah Etnik

(Pembangunan Politik)

01-04-2017 | China.org.cn

Sistem Otonomi Daerah Etnik

Tiongkok adalah negara multi etnik yang bersatu, sejauh ini, terdapat 56 etnik yang diidentifikasi dan dibenarkan oleh pemerintah pusat. Di antaranya, penduduk etnik Han paling banyak, sedangkan penduduk 55 etnik lainnya relatif sedikit, pada umumnya disebut sebagai etnik minoritas. Di negara-negara di dunia yang mempunyai mayoritas etnik terdapat model sistem yang berbeda dalam menangani masalah etnik, Tiongkok mengambil otonomi daerah etnik. Otonomi daerah etnik berarti di bawah pimpinan tunggal negara, di permukiman berbagai etnik minoritas didirikan badan otonom yang menjalankan hak otonom, menerapkan otonomi daerah. Sistem otonomi daerah etnik adalah sistem politik pokok Tiongkok. Pada tanggal 1 Mei tahun 1984, Tiongkok meluncurkan Undang-Undang Otonomi Daerah Etnik, menjadikan kebijakan partai dan negara tentang otonomi daerah etnik sebagai konstitusi. Pada tanggal 28 Februari tahun 2001, sesuai dengan keadaan baru yang timbul dalam syarat ekonomi pasar sosialis, undang-undang tersebut direvisi, dalam rangka menegaskan status hukum otonomi daerah etnik dalam sistem politik pokok Tiongkok. Kini, menurut Undang-Undang Dasar dan hukum terkait, di Tiongkok telah didirikan 155 daerah otonom etnik, termasuk 5 daerah otonom, 30 keresidenan otonom, 120 kabupaten otonom. Selain itu, didirikan pula 1.100 lebih desa etnik. Menurut penetapan Undang-Undang Dasar dan Undang-Undang Otonomi Daerah Etnik, daerah otonom etnik memiliki hak otonom yang tinggi.

民族区域自治制度

中国是一个统一的多民族国家,迄今为止,通过识别并由中央政府确认的民族有56个。其中,汉族人口最多,其他55个民族人口较少,习惯上被称为少数民族。世界上的多民族国家在处理民族问题方面有不同的制度模式,中国采用的是民族区域自治。民族区域自治是在国家统一领导下,各少数民族聚居的地方设立自治机关,行使自治权,实行区域自治。民族区域自治制度是中国的一项基本政治制度。1984年5月1日,中国颁布了《民族区域自治法》,把党和国家的民族区域自治政策法律化。2001年2月28日,又根据社会主义市场经济条件下出现的新情况,对这一法律进行修改,进一步确立了民族区域自治是中国一项基本政治制度的法律地位。目前,依据宪法和法律,中国共建立了155个民族自治地方,包括5个自治区、30个自治州、120个自治县(旗)。此外,还建立了1100多个民族乡。根据宪法和民族区域自治法的规定,民族自治地方拥有广泛的自治权。